slot depo 10k slot depo 10k
Daerah

Pemkot Tanjungpinang Selenggarakan Pasar Murah Dua Hari untuk Menjaga Daya Beli Warga

Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang, yang terletak di Kepulauan Riau, meluncurkan inisiatif operasi pasar murah yang berlangsung selama dua hari, dari tanggal 9 hingga 10 September 2026. Langkah ini diambil untuk membantu masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi dengan memberikan akses ke kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Tujuan dan Manfaat Operasi Pasar Murah

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Tanjungpinang, Riany, menyatakan bahwa operasi pasar murah ini merupakan salah satu strategi pemerintah untuk mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, hal ini sangat penting, terutama di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.

Riany menjelaskan bahwa pemilihan lokasi pasar murah di Gedung Tengku Mandak telah dipertimbangkan dengan seksama. Lokasi ini dipilih karena aksesibilitasnya yang tinggi, berdekatan dengan kawasan Pasar Bintan Centre, sehingga masyarakat dapat dengan mudah menjangkau dan memenuhi kebutuhan mereka.

Ketersediaan Barang dan Harga Terjangkau

Salah satu keunggulan dari pasar murah ini adalah ketersediaan berbagai produk kebutuhan pokok yang ditawarkan dengan harga di bawah harga normal. Misalnya, minyak goreng Minyak Kita dijual dengan harga Rp15.000 per liter, sementara di pasar harga yang sama mencapai Rp15.700.

  • Minyak goreng Minyak Kita: Rp15.000/liter
  • Beras
  • Telur
  • Tepung
  • Daging beku

Riany menambahkan bahwa semua barang yang tersedia di pasar murah ini dijual dengan harga yang lebih rendah daripada harga pasar, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari kebijakan ini.

Peluang Belanja yang Diberikan

Pemerintah Kota memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memanfaatkan operasi pasar murah ini hingga tanggal 10 September. Dengan pelaksanaan selama dua hari, diharapkan masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk datang dan berbelanja tanpa terburu-buru.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Operasi pasar murah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berperan dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Tanjungpinang,” ujar Riany.

Kerjasama dengan Bank Indonesia

Pemkot Tanjungpinang, dalam upayanya untuk mendukung masyarakat, berkolaborasi dengan Bank Indonesia untuk menyelenggarakan operasi pasar murah ini. Tujuannya adalah untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih bersahabat.

Respon Masyarakat terhadap Operasi Pasar Murah

Salah satu warga, Yulia Siregar, yang juga seorang ibu rumah tangga, mengungkapkan rasa senangnya terhadap adanya pasar murah ini. Ia merasa bahwa harga yang ditawarkan sangat membantu, terutama di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat.

Yulia menilai bahwa perbedaan harga yang ada di pasar murah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia membeli satu kemasan beras SPHP Bulog seberat lima kilogram seharga Rp58.000. Dalam perbandingan, harga di pasaran untuk produk yang sama berkisar antara Rp61.000 hingga Rp62.000.

Harapan untuk Kegiatan Serupa di Masa Depan

“Saya sangat senang dengan adanya pasar seperti ini. Mudah-mudahan kegiatan serupa dapat diadakan lebih sering di masa depan,” ungkap Yulia yang tinggal di Pulau Dompak. Harapannya adalah agar lebih banyak inisiatif seperti ini dapat membantu masyarakat di Tanjungpinang.

Dengan adanya pasar murah ini, Pemkot Tanjungpinang diharapkan dapat terus berinovasi dalam menghadirkan program-program yang mendukung perekonomian masyarakat. Hal ini tentunya akan sangat bermanfaat dalam menjaga daya beli masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup di daerah tersebut.

➡️ Baca Juga: Anggota Paskibraka Situbondo Menerima SIM C Secara Gratis dan Resmi

➡️ Baca Juga: Menghubungkan Keberagaman Indonesia Melalui Perspektif yang Unik dan Berbeda

Related Articles

Back to top button