slot depo 10k slot depo 10k
Nasional

Kapal Pelni Kirim 283 Ton Bantuan Tahap 2 untuk Korban Gempa NTT

Dalam upaya mendukung pemulihan korban gempa yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan. Pada tahap kedua ini, total 283 ton barang bantuan telah berhasil diangkut sebagai bagian dari program angkutan gratis yang difasilitasi oleh pemerintah. Aksi ini merupakan langkah nyata untuk mempercepat proses pemulihan dan membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Pengangkutan Bantuan dari Jakarta ke NTT

Kegiatan pengangkutan barang bantuan kemanusiaan ini dimulai dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dan tujuan akhir adalah Pelabuhan Lorens Say di Maumere, Nusa Tenggara Timur. Direktur SDM dan Umum Pelni, Heri Purnomo, mengonfirmasi bahwa pengiriman ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung upaya penanganan bencana di wilayah tersebut.

Dukungan dari Berbagai Instansi

Pelni menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada berbagai instansi, organisasi, dan individu yang telah berkontribusi melalui program angkutan gratis ini. Bantuan tersebut sangat penting bagi korban gempa yang sedang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Program Angkutan Gratis Bagi Korban Bencana

Program angkutan gratis ini didukung oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana. Heri Purnomo menjelaskan bahwa Kemenhub telah memberikan persetujuan untuk penghapusan tarif 100 persen bagi barang yang dikirimkan menggunakan kapal penumpang Pelni, khusus untuk keperluan bantuan bencana.

Pengangkutan yang Terorganisir

Kepala Cabang Pelni Jakarta, Muhammad Ardiansyah, mengungkapkan bahwa pengangkutan barang bantuan ini dilakukan dengan membagi pengiriman ke dalam dua kapal penumpang. Hal ini dilakukan mengingat jumlah barang yang harus diangkut cukup besar dan memerlukan pengaturan yang baik agar semua dapat tersalurkan dengan lancar.

Detail Pengangkutan Tahap Kedua

Pada tahap kedua ini, sebanyak 135 paket barang dengan total berat 67,5 ton telah berhasil diangkut menggunakan KM Tidar. Kapal ini berangkat dari Jakarta pada hari Sabtu, 29 Agustus. Sementara itu, angkutan berikutnya akan dilakukan oleh KM Dobonsolo, yang dijadwalkan berangkat dari Jakarta pada hari Senin, 31 Agustus dengan membawa 250 paket bantuan seberat 125 ton serta 5 unit kontainer setara 90 ton.

Penjaminan Keamanan Pengiriman

KM Tidar dipimpin oleh Kapten Noviansyah Syafrudin, sedangkan KM Dobonsolo dinakhodai oleh Kapten Ahmad. Ardiansyah menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan seluruh barang bantuan diterima dengan aman dan tepat waktu di NTT, khususnya di Pelabuhan Lorens Say, Maumere.

Sumber Bantuan yang Beragam

Dalam pengiriman gelombang kedua ini, barang-barang bantuan berasal dari berbagai institusi dan organisasi, menunjukkan solidaritas yang kuat dari masyarakat. Ditto Pappilanda, Sekretaris Perusahaan Pelni, menjelaskan bahwa bantuan tersebut tidak hanya berasal dari Kementerian Perhubungan tetapi juga dari Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta dan Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok.

Kontribusi dari Sektor Swasta dan Organisasi Masyarakat

Selain itu, bantuan juga diterima dari Pelindo, LEN, Pindad, dan Wijaya Karya. Partisipasi dari sektor swasta, Dewan Pengurus Cabang Indonesian National Shipowners’ Association (DPC INSA) Jaya, Relawan Nusantara, serta partai politik dan organisasi masyarakat lainnya turut memperkuat upaya ini.

  • Kementerian Perhubungan RI
  • Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta
  • Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok
  • Pelindo, LEN, Pindad, Wijaya Karya
  • DPP Partai Fraksi DPR RI dan ormas PPK Kosgoro 1957

Peran Wakil Rakyat dalam Penyaluran Bantuan

Bantuan juga datang dari DPP Partai Fraksi yang berada di DPR RI, di mana diserahkan langsung oleh Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati. Kontribusi ini menunjukkan komitmen pemerintah dan wakil rakyat dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat meringankan beban para korban gempa di NTT dan mempercepat proses pemulihan. Kerjasama antara pemerintah, Pelni, dan masyarakat sangatlah penting dalam mendukung upaya ini, dan Pelni berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam setiap langkah pemulihan bencana yang terjadi di tanah air.

➡️ Baca Juga: Rupiah Hari Ini Melemah, Kenaikan Harga Minyak Sebabkan Tekanan Ekonomi

➡️ Baca Juga: Link Live Streaming Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang Bisa Diakses Secara Langsung

Related Articles

Back to top button