Desa Bulok Didorong Menuju Kemandirian dan Daya Tarik Wisata Setelah Relawan Bakti BUMN 2026

Di tengah upaya untuk mendorong kemandirian dan daya tarik wisata, Desa Bulok di Kecamatan Kalianda telah menjadi sorotan setelah suksesnya Program Relawan Bakti BUMN 2026. Program ini tidak hanya memberikan kontribusi fisik kepada masyarakat, tetapi juga menggerakkan semangat kolaborasi antara berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas hidup dan potensi desa. Dengan dukungan yang kuat dari berbagai lembaga, Desa Bulok kini berada pada jalur yang tepat menuju transformasi yang lebih baik.
Penutupan Program Relawan Bakti BUMN 2026
Acara penutupan Program Relawan Bakti BUMN 2026 berlangsung meriah di Lapangan Radja Baginda, Desa Bulok, pada malam Rabu, 19 Agustus 2026. Momen tersebut menjadi simbol berakhirnya serangkaian kegiatan sosial yang telah berlangsung selama beberapa hari.
Penutupan ini dihadiri oleh Toni Andrianto, Direktur Office of the Board PT Danantara Asset Management (Persero), dan Siwi Peni, Direktur SDM dan Teknologi Informasi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I, bersama dengan jajaran PTPN lainnya. Keterlibatan para pemimpin ini menunjukkan komitmen tinggi untuk memajukan desa dan masyarakatnya.
Apresiasi Terhadap Kontribusi BUMN
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, mewakili Bupati Lampung Selatan, menyampaikan rasa terima kasih kepada Danantara Asset Management, PTPN, InJourney, serta seluruh keluarga besar BUMN. Ia mengapresiasi kontribusi nyata yang telah diberikan kepada masyarakat Desa Bulok dan sekitarnya.
Supriyanto menekankan bahwa kegiatan yang dimulai sejak 16 Agustus lalu tidak hanya fokus pada bantuan fisik, tetapi juga bertujuan untuk membangun kepedulian sosial dan memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi desanya.
Penguatan Kemandirian Masyarakat
“Kegiatan ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kepedulian sosial dan meningkatkan kapasitas masyarakat sehingga mereka lebih mampu dalam mengembangkan potensi desa mereka,” ungkap Supriyanto. Ia menilai bahwa dukungan dari BUMN dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan fasilitas menjadi momentum strategis bagi Kabupaten Lampung Selatan, terutama dalam memperkuat sektor pariwisata.
Dengan terus berkembangnya potensi kunjungan wisata di Lampung Selatan—dengan catatan 1.647.716 kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2025—desa ini memiliki peluang besar untuk menarik lebih banyak pengunjung jika dikelola dengan baik.
Harapan untuk Masa Depan Desa Bulok
Supriyanto juga mengingatkan masyarakat Desa Bulok untuk menjaga dan merawat berbagai fasilitas yang telah diberikan. Ia berharap pengetahuan dan pengalaman yang telah didapat selama program akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami ingin agar semua fasilitas ini tidak hanya menjadi barang mati, tetapi menjadi alat yang bermanfaat bagi masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup dan daya tarik wisata desa,” tambahnya.
Antusiasme Masyarakat dalam Program
Siwi Peni, Direktur SDM dan Teknologi Informasi PTPN I, juga memberikan pengakuan terhadap antusiasme masyarakat yang terlibat dalam seluruh rangkaian kegiatan Program Relawan Bakti BUMN 2026. Salah satu momen yang paling menarik perhatian adalah aksi pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 81 meter di kawasan pantai, melibatkan sepuluh relawan dan masyarakat setempat sebagai bagian dari semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Siwi berharap kolaborasi yang terjalin antara BUMN, relawan, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus berlanjut di masa-masa mendatang, terutama saat momen kemerdekaan tiba.
Penyerahan Bantuan dan Penegasan Kolaborasi
Rangkaian kegiatan Program Relawan Bakti BUMN 2026 ditutup dengan penyerahan bantuan komputer secara simbolis kepada pemerintah desa di Kecamatan Kalianda. Penyerahan ini menjadi tanda berakhirnya kegiatan sekaligus menegaskan semangat kolaborasi yang telah dibangun untuk bergerak bersama.
Desa Bulok kini tidak hanya menjadi lokasi kegiatan, tetapi juga bagian integral dari upaya memperkuat pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan potensi pariwisata di Lampung Selatan. Dengan dukungan yang solid dan kerjasama yang baik, desa ini berpotensi besar untuk menjelma menjadi destinasi wisata yang menarik.
Potensi Wisata di Desa Bulok
Desa Bulok memiliki berbagai potensi wisata yang dapat dikembangkan untuk menarik lebih banyak wisatawan. Keindahan alam, budaya lokal, dan keramahan masyarakat menjadi daya tarik tersendiri. Berikut adalah beberapa potensi yang bisa digali:
- Pemandangan alam yang menawan, termasuk pantai dan perbukitan.
- Pengalaman budaya lokal yang autentik, termasuk tradisi dan festival setempat.
- Kuliner khas yang menggugah selera dari bahan-bahan lokal.
- Kegiatan outdoor seperti hiking dan berkemah di alam terbuka.
- Pusat kerajinan tangan yang menggambarkan kearifan lokal.
Strategi Pengembangan Wisata
Untuk dapat memaksimalkan potensi wisata, strategi pengembangan yang tepat perlu diterapkan. Beberapa langkah yang dapat diambil antara lain:
- Peningkatan infrastruktur dasar seperti jalan, sanitasi, dan listrik untuk mendukung aktivitas wisata.
- Pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat lokal agar mereka dapat mengelola usaha pariwisata secara mandiri.
- Promosi yang efektif melalui media sosial dan platform pariwisata untuk menarik perhatian wisatawan.
- Penciptaan event-event menarik yang dapat menarik pengunjung, seperti festival seni dan budaya.
- Kerjasama dengan agen perjalanan dan platform online untuk memasarkan destinasi wisata.
Peran Masyarakat dalam Pengembangan Wisata
Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam pengembangan sektor wisata di Desa Bulok. Dengan pemahaman yang baik tentang potensi desa, masyarakat dapat berkontribusi dalam berbagai aspek:
- Menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
- Menawarkan layanan homestay bagi wisatawan yang ingin merasakan kehidupan lokal.
- Mengembangkan produk kerajinan tangan untuk dijual sebagai oleh-oleh.
- Menjadi pemandu wisata yang menceritakan sejarah dan budaya lokal.
- Berpartisipasi dalam acara-acara pariwisata untuk menarik lebih banyak pengunjung.
Peluang Kerjasama dengan BUMN
Kerjasama dengan BUMN dapat menjadi kunci dalam pengembangan pariwisata Desa Bulok. BUMN dapat membantu dalam hal:
- Pembiayaan proyek-proyek infrastruktur.
- Penyediaan pelatihan untuk pengelolaan usaha wisata.
- Promosi bersama untuk meningkatkan visibilitas desa.
- Pengembangan program tanggung jawab sosial perusahaan yang mendukung masyarakat.
- Kolaborasi dalam kegiatan-kegiatan yang menarik minat wisatawan.
Dengan semua langkah yang diambil dan kerjasama yang terjalin, Desa Bulok berpeluang untuk menjadi destinasi wisata yang menarik dan mandiri. Kemandirian dan daya tarik wisata bukanlah impian yang jauh, tetapi bisa diwujudkan melalui usaha bersama yang berkelanjutan. Melalui program-program seperti Relawan Bakti BUMN 2026, Desa Bulok akan semakin siap menghadapinya.
➡️ Baca Juga: PSIS Menang Tipis 1-0 Melawan Tornado FC di Pertandingan Liga 2 yang Ketat
➡️ Baca Juga: Telkom Tingkatkan Digitalisasi dan Sertifikasi untuk UMKM Perempuan di Kartini BISA Fest 2026



