BTN Fasilitasi 30 Pahlawan Indonesia dengan Hunian Layak dan Sertifikat Hak Milik

Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, atau BTN, berkomitmen mendukung program Rumah Cahaya yang diinisiasi oleh Yayasan Pahlawan Harapan Sejahtera Indonesia Emas (PHSI). Melalui inisiatif ini, sebanyak 30 pahlawan Indonesia beserta keluarga mereka mendapatkan rumah yang layak huni, lengkap dengan Sertifikat Hak Milik (SHM).
Penghargaan untuk Pahlawan Bangsa
Penyerahan rumah dan sertifikat ini merupakan wujud penghormatan terhadap dedikasi serta pengabdian yang telah ditunjukkan para penerima kepada bangsa dan negara. Program Rumah Cahaya juga menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan ketersediaan hunian layak bagi masyarakat yang membutuhkan, menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk kehidupan mereka.
Pentingnya Penyediaan Hunian Layak
Ketua Dewan Pembina Yayasan PHSI sekaligus Ketua Satuan Tugas Perumahan, Hashim Djojohadikusumo, menjelaskan bahwa menyediakan hunian yang layak merupakan komponen krusial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Masih banyak warga Indonesia yang belum memperoleh tempat tinggal yang layak, termasuk mereka yang telah berkontribusi besar bagi bangsa.
“Indonesia sudah merdeka selama 80 tahun, namun masih banyak rakyat yang belum merasakan kebahagiaan karena belum memiliki rumah yang layak. Kami bertekad untuk membantu mereka yang belum memiliki hunian layak, termasuk para pahlawan yang telah berjuang untuk bangsa ini,” ungkap Hashim saat menyerahkan 30 Sertifikat Hak Milik Rumah Cahaya kepada para pahlawan yang terlupakan di Jakarta, pada Senin (31/8).
Kerjasama untuk Penyediaan Hunian
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan program Rumah Cahaya. Menurutnya, program ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam mengatasi tantangan penyediaan hunian di Indonesia.
“Saya mengucapkan terima kasih atas inisiatif ini. Ini merupakan langkah positif karena pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Yang terpenting adalah membangun tim super dan menjalin kolaborasi yang solid,” jelas Maruarar.
Manfaat bagi Pahlawan dan Keluarganya
Program Rumah Cahaya memiliki nilai yang sangat berarti karena penerimanya adalah para pahlawan bangsa beserta keluarga mereka. Mereka berasal dari beragam latar belakang pengabdian, termasuk keluarga veteran, istri veteran, istri pejuang, hingga tokoh yang telah berkontribusi dalam bidang olahraga.
“Kami percaya bahwa para pahlawan yang telah berjuang, baik di medan pertempuran sebagai keluarga veteran maupun di bidang olahraga, pantas mendapatkan perhatian dan bantuan. Ini adalah langkah nyata yang baik. Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi ini,” tutur Maruarar.
Peran BTN dalam Penyediaan Hunian Layak
Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, menyatakan bahwa pihaknya merasa terhormat dapat terlibat dalam program Rumah Cahaya. Menurutnya, penyediaan hunian bagi masyarakat bukan hanya sekadar tentang kepemilikan rumah, tetapi juga memastikan bahwa kelompok yang membutuhkan dapat tinggal di tempat yang layak sesuai standar.
“Hari ini, apa yang kami lakukan bukan hanya penyerahan rumah. Ini adalah bentuk penghormatan kepada mereka yang telah memberikan banyak kontribusi bagi Indonesia,” kata Nixon.
Pentingnya Sertifikat Hak Milik
Nixon menambahkan bahwa penyerahan Sertifikat Hak Milik sangat krusial dalam program Rumah Cahaya karena memberikan kepastian kepemilikan kepada para penerima. Sertifikat ini diharapkan dapat menjadi aset berharga bagi keluarga yang bisa dimanfaatkan dan diwariskan kepada generasi mendatang.
“Apa yang kami serahkan bukan hanya sekedar kunci rumah, tetapi juga sertifikat hak milik. Ini berarti rumah tersebut benar-benar menjadi milik Bapak dan Ibu, sebagai tempat berkumpul bersama keluarga, dan semoga dapat diwariskan kepada generasi berikutnya,” ungkap Nixon.
Komitmen Berkelanjutan BTN untuk Hunian Layak
Dukungan BTN dalam menyediakan hunian layak juga tercermin melalui pembangunan dan renovasi rumah sosial di berbagai daerah di Indonesia. Sejak 2022 hingga 2026, BTN telah berkontribusi dalam pembangunan maupun renovasi sebanyak 477 rumah sosial untuk keluarga prasejahtera, masyarakat berpenghasilan rendah, nelayan, petani pesisir, serta masyarakat yang terdampak bencana.
Keberlanjutan dalam Penyediaan Hunian
Nixon menekankan bahwa upaya untuk menyediakan hunian layak harus dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya terfokus pada pembangunan fisik rumah. Menurutnya, pembangunan sektor perumahan juga harus diimbangi dengan pengembangan sumber daya manusia dan ekosistem yang mendukung keberlanjutan hunian masyarakat.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati hunian layak, khususnya mereka yang telah berkontribusi bagi bangsa. Program Rumah Cahaya adalah salah satu langkah nyata untuk mewujudkan visi tersebut, menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi para pahlawan dan keluarga mereka.
➡️ Baca Juga: Strategi Ginandjar Kartasasmita dalam Menstabilkan Rupiah Selama Krisis Moneter 1998
➡️ Baca Juga: PLN Jaga Keandalan Listrik Jakarta



