Mulai 1 Mei 2026, Wisatawan Wajib Tahu Aturan Terbaru Tentang Penerbangan Drone di Beijing

Pemerintah kota Beijing telah mengumumkan peraturan baru yang mengatur penggunaan drone, atau pesawat tanpa awak, di seluruh wilayah ibu kota Tiongkok. Kebijakan ini berpotensi mempengaruhi banyak pihak, termasuk wisatawan yang merencanakan perjalanan ke Beijing. Dengan semakin populernya penggunaan drone untuk berbagai kegiatan, penting bagi setiap orang untuk memahami regulasi yang berlaku, terutama menjelang libur Hari Buruh yang akan datang pada 1-5 Mei 2026.
Pengenalan Peraturan Penerbangan Drone
Pada 27 April 2026, Biro Keamanan Publik Beijing mengeluarkan pengumuman resmi mengenai “Peraturan Pengelolaan Pesawat Tanpa Awak Beijing”. Peraturan ini akan mulai berlaku efektif pada 1 Mei 2026. Dengan adanya regulasi ini, pemerintah berusaha untuk mengatur dan mengontrol penerbangan drone di wilayah perkotaan yang padat penduduk.
Aturan ini melarang secara tegas penjualan dan penyewaan drone, baik melalui toko fisik maupun platform daring. Semua jenis pesawat tanpa awak dan komponen utamanya tidak boleh dijual kepada individu atau entitas yang berada di Beijing tanpa adanya izin resmi.
Prosedur Permohonan untuk Penggunaan Drone
Bagi pihak-pihak tertentu yang memenuhi kriteria spesifik dalam “Ketentuan Perlindungan Khusus Pesawat Tanpa Awak Beijing (Uji Coba)”, terdapat kemungkinan untuk memperoleh izin dalam hal pembelian, transportasi, dan penyimpanan drone. Namun, proses ini memerlukan penilaian keselamatan yang dilakukan oleh Biro Keamanan Publik serta instansi terkait lainnya.
- Pengajuan permohonan harus dilakukan sebelum rencana penggunaan drone.
- Pihak yang ingin menggunakan drone harus mendapatkan izin dari otoritas manajemen lalu lintas udara.
- Drone harus memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan.
- Semua aktivitas penerbangan di luar ruangan memerlukan izin.
- Drone yang digunakan harus terdaftar dan terverifikasi.
Wilayah Udara Terkendali
Berdasarkan peraturan ini, seluruh wilayah udara di Beijing adalah kawasan yang terkendali sepenuhnya. Ini berarti tidak ada drone yang diperbolehkan terbang tanpa izin dari otoritas manajemen lalu lintas udara. Semua kegiatan penerbangan, termasuk di taman, area wisata, dan daerah pedesaan, harus mengajukan permohonan terlebih dahulu.
Penting untuk dicatat bahwa tidak ada area yang dianggap sebagai “bebas terbang”. Setiap individu yang ingin menerbangkan drone di Beijing harus mematuhi ketentuan yang berlaku, tanpa terkecuali.
Larangan Bagi Wisatawan
Wisatawan yang berencana mengunjungi Beijing juga harus memperhatikan larangan membawa drone ke dalam wilayah ibu kota. Hal ini menjadi perhatian khusus, terutama menjelang libur Hari Buruh, di mana banyak orang akan melakukan perjalanan.
Pemerintah meminta agar pengunjung tidak membawa pesawat tanpa awak atau komponen intinya, baik melalui transportasi darat maupun udara. Semua bentuk pengangkutan drone ke wilayah administratif Beijing, termasuk transit, dilarang keras.
Aturan untuk Warga Beijing
Bagi penduduk Beijing yang ingin membawa drone keluar dari kota untuk tujuan wisata, mereka harus memastikan bahwa drone tersebut telah melewati verifikasi informasi oleh Biro Keamanan Publik Beijing. Hanya drone yang memenuhi syarat dan terverifikasi yang dapat dibawa keluar dan kembali lagi ke Beijing.
Proses ini melibatkan komunikasi dengan kantor polisi setempat untuk menentukan waktu dan metode verifikasi yang tepat. Baik individu pemilik drone maupun institusi harus mengikuti prosedur ini sebelum merencanakan perjalanan keluar kota.
Verifikasi dan Proses Pendaftaran
Verifikasi informasi drone harus diselesaikan sebelum membawa pesawat tanpa awak keluar dari Beijing, terutama selama periode liburan Hari Buruh. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua drone yang beroperasi di wilayah udara Beijing memenuhi standar keselamatan yang diperlukan.
- Pengguna harus menghubungi kantor polisi setempat untuk verifikasi.
- Institusi pemilik drone juga harus menjalani proses serupa.
- Verifikasi harus dilakukan sebelum masa liburan agar tidak ada pelanggaran.
- Informasi lengkap mengenai prosedur dapat diperoleh dari Biro Keamanan Publik.
- Keamanan wilayah udara rendah adalah tanggung jawab bersama.
Pentingnya Kesadaran dan Kepatuhan
Biro Keamanan Publik Beijing menekankan bahwa keselamatan penerbangan di wilayah udara ibu kota memerlukan kerjasama dari semua warga dan wisatawan. Dengan adanya peraturan baru ini, diharapkan setiap individu dapat lebih memahami pentingnya mematuhi regulasi yang ada demi keamanan bersama.
Dengan meningkatnya popularitas penggunaan drone untuk berbagai keperluan, baik untuk hobi maupun keperluan profesional, penting bagi setiap pengguna untuk mengetahui dan memahami peraturan yang berlaku. Ketaatan terhadap aturan ini tidak hanya akan melindungi pengguna drone itu sendiri, tetapi juga masyarakat dan lingkungan di sekitarnya.
Oleh karena itu, bagi mereka yang berencana untuk menggunakan drone di Beijing, baik wisatawan maupun warga lokal, sangat dianjurkan untuk mempersiapkan diri dengan baik dan memastikan bahwa semua prosedur diikuti dengan benar. Dengan begitu, pengalaman menggunakan drone dapat berlangsung dengan aman dan sesuai ketentuan yang ada.
➡️ Baca Juga: Cek Jadwal dan Cara Pencairan Status PKH Tahap 2 Tahun 2026 Secara Akurat
➡️ Baca Juga: Diplomasi AS-Iran Terhambat, Krisis Energi Global Mengancam Stabilitas Ekonomi




