Cisco Tingkatkan Infrastruktur AI melalui Kolaborasi dengan Prosesor AMD Ryzen Embedded V3000
Jakarta – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), kebutuhan akan infrastruktur jaringan yang lebih canggih, handal, dan efisien semakin meningkat. Dalam menjawab tantangan ini, Cisco Systems memperkenalkan rangkaian terbaru dari switch Cisco N9300 Series dan router Cisco 8000 Series, yang didukung oleh prosesor AMD Ryzen Embedded V3000 Series dari Advanced Micro Devices. Kombinasi ini diharapkan mampu memenuhi tuntutan infrastruktur AI yang terus berkembang.
Inovasi dalam Infrastruktur AI
Kedua perangkat yang diperkenalkan oleh Cisco ini dirancang khusus untuk menangani beban kerja AI yang kompleks dan berskala besar. Dengan mengandalkan arsitektur jaringan yang mutakhir dan performa komputasi yang tinggi, Cisco N9300 Series dan Cisco 8000 Series akan menjadi tulang punggung dalam pengembangan aplikasi AI yang semakin canggih.
Di jantung sistem ini terdapat Cisco Silicon One G300, silikon switching yang memiliki kapasitas hingga 102,4 Tbps. Teknologi ini dikembangkan untuk mendukung klaster AI berskala gigawatt, memungkinkan pemrosesan data yang cepat dan efisien dalam jumlah besar.
Arsitektur Cisco Silicon One
Cisco Silicon One merupakan arsitektur jaringan terpadu yang dirancang untuk dapat diskalakan dan diprogram sesuai dengan berbagai kebutuhan. Ini mencakup berbagai lingkungan, mulai dari pusat data, hyperscaler, hingga penyedia layanan. Salah satu inovasi yang ditawarkan adalah Intelligent Collective Networking, yang bertujuan untuk mengurangi kehilangan paket data dan meningkatkan efisiensi jaringan secara keseluruhan.
Peran Prosesor AMD Ryzen Embedded V3000
Prosesor AMD Ryzen Embedded V3000 memegang peranan kunci dalam pengoperasian fungsi control plane, yang merupakan komponen vital dalam pengelolaan jaringan. Fungsi ini mencakup routing, konfigurasi, keamanan, dan otomatisasi. Prosesor ini dirancang khusus untuk lingkungan embedded yang membutuhkan performa tinggi, efisiensi daya, serta keandalan jangka panjang.
Fitur Switch Cisco N9300 Series
Switch Cisco N9300 Series ditujukan untuk pusat data yang siap menghadapi tantangan era AI. Dengan arsitektur nonblocking dan kepadatan tinggi, perangkat ini menawarkan konsumsi daya yang rendah serta dukungan telemetri canggih. Kemampuannya dalam pemrograman menjadikannya fondasi yang kuat bagi sistem manajemen terpadu Cisco Nexus One, yang memungkinkan analitik real-time dan otomatisasi berbasis intent dalam skala besar.
- Kepadatan tinggi untuk pengolahan data yang efisien
- Arsitektur nonblocking untuk mencegah bottleneck
- Konsumsi daya rendah untuk efisiensi energi
- Dukungan telemetri canggih untuk pengawasan jaringan
- Kemampuan pemrograman untuk fleksibilitas yang lebih tinggi
Fleksibilitas dan Keamanan Jaringan
Switch N9300 Series dirancang untuk fleksibilitas tinggi, memungkinkan berbagai konfigurasi seperti top-of-rack, middle-of-row, dan end-of-row. Hal ini memungkinkan perangkat ini untuk mendukung komputasi berkinerja tinggi dan beban kerja machine learning, sembari menjaga keamanan dan efisiensi operasional jaringan.
Pernyataan Pihak Cisco
Menurut Murali Gandluru, Vice President Cisco Data Center Networking, keputusan untuk menggunakan prosesor AMD Ryzen Embedded V3000 didasarkan pada kebutuhan akan kinerja tinggi dan efisiensi yang dapat diandalkan untuk memenuhi tuntutan jaringan modern. Kombinasi ini memungkinkan Cisco untuk memberikan solusi jaringan yang skalabel, aman, dan cerdas bagi pelanggan di sektor enterprise dan penyedia layanan.
Router Cisco 8000 Series
Sementara itu, router Cisco 8000 Series difokuskan untuk memenuhi kebutuhan jaringan berskala global yang dimiliki oleh penyedia layanan. Router ini dilengkapi dengan kemampuan otomatisasi berbasis cloud dan dukungan untuk jaringan Multi-Protocol Label Switching (MPLS), yang memungkinkan pengelolaan lalu lintas data secara lebih efisien.
Optimalisasi Lalu Lintas Data
Dalam sistem ini, prosesor AMD Ryzen Embedded V3000 memiliki peran penting dalam pengelolaan tabel routing yang kompleks, optimasi trafik jaringan, serta menjaga keamanan operasional. Dengan dukungan hingga delapan core pemrosesan x86 kelas server dan kapasitas memori hingga 96 GB DDR5, perangkat ini mampu menangani beban kerja yang data-intensive dengan efisiensi yang tinggi.
- Pengelolaan tabel routing berskala besar
- Optimisasi trafik untuk efisiensi pengiriman data
- Keamanan operasional yang terjamin
- Dukungan hingga delapan core pemrosesan
- Kapasitas memori hingga 96 GB DDR5
Keseimbangan antara Performa dan Efisiensi
Guru Shenoy, Senior Vice President Cisco Provider Connectivity, menekankan bahwa prosesor ini memberikan keseimbangan yang dibutuhkan antara performa dan efisiensi daya. Ini sangat penting untuk mendukung kebutuhan skalabilitas dan otomatisasi yang terus berkembang di sektor penyedia layanan. Prosesor AMD Ryzen Embedded V3000 dianggap sebagai solusi ideal untuk mendukung pengoperasian Cisco 8000 Series.
Rincian Kinerja Prosesor
“Prosesor AMD Ryzen Embedded V3000 memberikan kinerja control plane dan efisiensi daya yang kami butuhkan untuk mendukung skala serta kemampuan otomatisasi dari Seri Cisco 8000,” jelas Shenoy dalam keterangannya pada Rabu, 15 April. Ia juga menambahkan bahwa kepadatan komputasi dan ketersediaan jangka panjang dari prosesor ini sangat sesuai dengan tuntutan tinggi yang terus berkembang dari pelanggan di berbagai segmen.
Keberlanjutan dan Kompatibilitas
Aspek keberlanjutan operasional juga menjadi perhatian utama bagi Cisco dan AMD. Prosesor Ryzen Embedded V3000 dirancang untuk mendukung siklus hidup yang panjang serta kompatibilitas luas dengan ekosistem perangkat lunak berbasis arsitektur x86. Hal ini memungkinkan integrasi yang lebih mudah dan mempercepat proses deployment di berbagai lingkungan jaringan.
Inovasi Jaringan Generasi Berikutnya
Dengan menggabungkan inovasi dari Cisco dan AMD, switch Cisco N9300 Series dan router Cisco 8000 Series diharapkan menjadi fondasi yang kuat untuk infrastruktur jaringan generasi berikutnya. Solusi ini tidak hanya dirancang untuk memberikan jaringan yang cepat dan efisien, tetapi juga siap menghadapi kompleksitas kebutuhan AI, cloud, dan layanan digital yang semakin meningkat di masa depan.
Seiring dengan meningkatnya permintaan akan solusi infrastruktur AI yang efisien dan efektif, kolaborasi antara Cisco dan AMD menunjukkan komitmen kedua perusahaan untuk mendukung transformasi digital yang tengah berlangsung. Dengan teknologi yang terus berkembang dan kebutuhan yang semakin kompleks, infrastruktur AI yang handal dan inovatif akan menjadi kunci sukses bagi bisnis di berbagai sektor.
➡️ Baca Juga: MSI dan Asus Tidak Rilis Motherboard Intel Arrow Lake Refresh, Apa Penyebabnya?
➡️ Baca Juga: Torino Menghadapi Parma: Il Toro Kalahkan Gialloblu di Lapangan




