slot depo 10k slot depo 10k
Ekonomi

PGE Menangkan Going Digital Awards 2025, Tampilkan Kapabilitas Pemodelan Subsurface Panas Bumi Global

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) kembali menciptakan prestasi yang membanggakan di kancah internasional dengan meraih penghargaan Founder’s Honors dalam ajang Going Digital Awards 2025. Acara yang diadakan oleh Bentley Systems ini memberikan penghargaan untuk proyek Subsurface Analysis and Modeling Lumut Balai Unit 3, yang dianggap telah menghadirkan inovasi canggih dalam pemodelan subsurface yang terintegrasi dan berbasis data. Penghargaan ini tidak hanya menjadi pengakuan atas kualitas proyek PGE, tetapi juga menegaskan kemampuan perusahaan dalam mengadopsi teknologi digital yang modern dalam eksplorasi panas bumi.

Pengakuan atas Inovasi Digital

Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PGE, Edwil Suzandi, menyampaikan bahwa pencapaian ini mencerminkan komitmen PGE untuk mengintegrasikan teknologi digital dalam setiap aspek eksplorasi panas bumi yang semakin kompleks. “Penghargaan ini menjadi bukti nyata dari dedikasi kami dalam mengembangkan pemodelan subsurface yang lebih akurat dan terintegrasi. Dengan memanfaatkan teknologi digital, kami tidak hanya meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, tetapi juga meminimalkan risiko eksplorasi dan mempercepat pengembangan proyek panas bumi yang berkelanjutan,” ungkap Edwil.

Kontribusi terhadap Transisi Energi

Pencapaian ini juga menunjukkan peran PGE sebagai produsen panas bumi terkemuka di dunia. Edwil menambahkan, “Prestasi ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya panas bumi sebagai pilar utama transisi energi, serta menegaskan posisi eksplorasi panas bumi Indonesia di tingkat global.”

Inovasi Digital untuk Efisiensi Proyek Panas Bumi

Partisipasi PGE dalam kompetisi ini dimulai pada bulan Juli 2025, di mana perusahaan mengembangkan model subsurface menggunakan perangkat lunak yang dikembangkan oleh Bentley Systems. Tim eksplorasi subsurface PGE berhasil mempersembahkan hasil pemodelan Lumut Balai Unit 3 yang inovatif. Hasil kerja keras ini akhirnya mengantarkan PGE meraih Founder’s Honors, yang diumumkan pada bulan Oktober 2025 dalam event Year in Infrastructure yang berlangsung di Amsterdam, Belanda.

Pemanfaatan Teknologi Digital

Dengan pendekatan pemodelan geosains subsurface berbasis digital yang terintegrasi, PGE telah berhasil meningkatkan kualitas analisis reservoir. Selain itu, teknologi ini juga mempercepat pengambilan keputusan dan proses studi kelayakan, yang pada gilirannya mengurangi risiko dalam pengeboran subsurface secara signifikan. Efisiensi biaya pengeboran juga meningkat, yang menunjukkan bahwa teknologi memegang peranan penting dalam meningkatkan akurasi data dan pemodelan pada tahap eksplorasi dan pengembangan lapangan.

Going Digital Awards: Kompetisi Global

Going Digital Awards merupakan ajang kompetisi tahunan yang berskala global. Pada tahun 2025, acara ini diikuti oleh ratusan proyek infrastruktur dari berbagai negara, dengan hampir 250 nominasi dari 47 negara. Penilaian dilakukan oleh panel juri independen, dan hanya sejumlah terbatas proyek yang berhasil meraih Founder’s Honors, yang dipilih langsung oleh para pendiri Bentley Systems sebagai representasi karya paling inovatif dan berdampak di tingkat global.

Posisi PGE di Kancah Internasional

Pengakuan yang diterima PGE di ajang ini semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan energi panas bumi yang memimpin dalam transformasi digital di seluruh rantai bisnisnya, termasuk tahap eksplorasi yang dikenal memiliki tingkat kompleksitas dan risiko yang tinggi. Dalam konteks ini, digitalisasi pemodelan subsurface menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, serta keberhasilan dalam pengembangan sumber daya panas bumi di masa yang akan datang.

Proyek Subsurface Analysis and Modeling Lumut Balai Unit 3

Proyek Subsurface Analysis and Modeling Lumut Balai Unit 3 adalah bagian dari pengembangan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Lumut Balai, yang ditargetkan untuk beroperasi penuh dan menambah kapasitas sebesar 55 megawatt (MW) pada tahun 2030. Proyek ini diproyeksikan mampu menyediakan pasokan listrik untuk sekitar 60.000 rumah tangga, terutama di daerah-daerah terpencil, serta berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon hingga 300.000 ton CO₂ per tahun.

Manfaat Lingkungan dan Sosial

Dengan beroperasinya proyek ini, PGE tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Beberapa manfaat yang diharapkan antara lain:

  • Menambah kapasitas energi terbarukan di Indonesia.
  • Meningkatkan akses listrik di daerah terpencil.
  • Meminimalkan emisi karbon yang dihasilkan dari pembangkit listrik.
  • Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penyediaan lapangan kerja.
  • Meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan energi yang lebih stabil.

Dengan semua pencapaian tersebut, PGE menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pengembangan energi terbarukan. Keberhasilan dalam meraih penghargaan di Going Digital Awards 2025 adalah langkah penting dalam perjalanan panjang perusahaan untuk menjadi pemimpin dalam industri panas bumi global.

Ke depannya, PGE akan terus berupaya untuk mengeksplorasi dan memanfaatkan potensi sumber daya panas bumi yang ada. Dengan dukungan teknologi digital dan inovasi yang berkelanjutan, perusahaan ini bertekad untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi ketahanan energi Indonesia dan mendukung upaya global dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

➡️ Baca Juga: Wali Kota Cimahi Ingatkan Sekolah untuk Rayakan Kelulusan Tanpa Berlebihan Setelah TKA

➡️ Baca Juga: Rapat Dewan Pengurus II Apkasi, Bupati Egi Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Nasional

Related Articles

Back to top button