Hadapi Lonjakan Transaksi Lebaran 2026, BRI Siapkan Rp25 Triliun Uang Tunai

— Paragraf 1 —

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyiapkan uang tunai Rp25 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama libur Lebaran 2026.

— Paragraf 2 —

Dana tersebut bersumber dari saldo rata-rata (ratas) Rp19,7 triliun serta tambahan kebutuhan kas selama tujuh hari periode layanan Idul Fitri sebesar Rp5,3 triliun.

— Paragraf 3 —

Direktur Operations BRI Hakim Putratama di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa persediaan kas pada periode layanan Idul Fitri 2026 menurun dari tahun sebelumnya, di antaranya karena transaksi digital menggunakan QRIS dan mobile banking BRImo cenderung meningkat.

— Paragraf 4 —

“Itu (QRIS dan mobile banking) yang memberikan impact yang luar biasa terhadap penurunan ketersediaan cash,” kata Hakim.

— Paragraf 5 —

“Kita akan lihat di tahun-tahun berikutnya apakah nanti akan naik atau turun. Tapi sekarang trennya sedang turun karena memang tren belanja dengan QRIS dan penggunaan di BRImo itu lumayan tinggi,” ia menjelaskan.

— Paragraf 6 —

Hingga Desember 2025, pengguna BRImo tercatat 45,9 juta atau tumbuh 18,9 persen (year on year/yoy) dan nilai transaksi menggunakan BRImo mencapai Rp7.076,9 triliun atau meningkat 26,4 persen (yoy).

— Paragraf 7 —

Penggunaan QRIS BRI juga menunjukkan tren yang positif, dengan volume penjualan naik 100 persen menjadi Rp85,6 triliun dan jumlah transaksi tumbuh 127,5 persen menjadi lebih dari 782,8 miliar.

— Paragraf 8 —

Hakim mengemukakan bahwa perseroan mendorong pengurangan penggunaan uang tunai sebagai bagian dari strategi efisiensi. Pasalnya, semakin banyak uang tunai yang beredar, semakin besar biaya yang dibutuhkan untuk menjamin keamanannya.

— Paragraf 9 —

Guna memastikan kelancaran layanan selama libur Hari Raya Idul Fitri, Hakim mengatakan, BRI pada 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 membuka layanan terbatas di 186 unit kerja yang terdiri atas kantor cabang pembantu dan kantor kas dari pukul 08.00-15.00.

— Paragraf 10 —

Layanan yang disediakan meliputi pembukaan rekening, penarikan dan setoran tunai, pelayanan kartu debit, registrasi e-banking, setoran penerimaan negara, penanganan keluhan nasabah, serta layanan nasabah khusus seperti Pertamina dan Jasa Raharja.

— Paragraf 11 —

Selama periode tersebut bank tidak melayani kliring karena operasional Bank Indonesia tutup.

— Paragraf 12 —

Di samping layanan fisik, BRI menyiagakan seluruh layanan e-channel yang didukung oleh 19.657 ATM dan CRM, 284.670 EDC, lebih dari 4,6 juta merchant QRIS, serta lebih dari 1,2 juta agen laku pandai atau BRILink.

— Paragraf 13 —

Perseroan berupaya memastikan kapasitas dan keandalan mesin serta sistem tetap terjaga dengan tingkat layanan di atas 99 persen di seluruh jaringan yang mencakup ATM, EDC, dan CRM.​​​​​​​

— Paragraf 14 —

BRI selama libur Lebaran juga membuka kanal-kanal layanan contact center selama 24 jam setiap hari ntuk membantu nasabah mendapatkan informasi dan layanan perbankan.

➡️ Baca Juga: Maudy Ayunda Bersiap Dihadapkan Meme dari Adegan Kerasukannya di Film Para Perasuk

➡️ Baca Juga: DPR RI Soroti Implementasi Pembatasan Medsos Anak untuk Lindungi Ruang Belajar Digital

Exit mobile version