Gubernur Mirza Lepaskan 598 Peserta Pramuka Lampung untuk Jambore Nasional XII 2026

Pada Selasa, 11 Agustus 2026, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Lampung, meresmikan pelepasan Kontingen Daerah Lampung untuk mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026. Acara pelepasan berlangsung di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung dan dihadiri oleh berbagai pihak yang mendukung kegiatan ini.
Seremonial Pelepasan Kontingen
Pelepasan kontingen ditandai dengan simbolis penyerahan bendera serta pengalungan selendang tapis kepada salah satu perwakilan peserta dari Kontingen Lampung. Momen ini menjadi titik awal bagi peserta untuk memulai perjalanan mereka ke Jambore Nasional yang sangat dinantikan.
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menyatakan, “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Kontingen Daerah Lampung untuk mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Wiladatika, Cibubur, Jakarta, secara resmi saya nyatakan dilepas. Selamat jalan, dan jaga nama baik Lampung.” Pernyataan tersebut memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh peserta untuk berprestasi di tingkat nasional.
Makna Keberangkatan Kontingen
Bagi Gubernur Mirza, keberangkatan kontingen ini bukan hanya seremonial belaka, melainkan sebagai langkah awal untuk belajar lebih dalam tentang keberagaman Indonesia, serta membawa nama baik Lampung ke pentas nasional. “Kalian berdiri di sini karena telah melewati proses seleksi dan pembinaan yang ketat,” tambahnya. Ia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan yang diberikan dengan menunjukkan prestasi, sikap baik, kedisiplinan, dan kemampuan untuk bekerja sama.
Lebih lanjut, Gubernur Mirza mengingatkan bahwa karakter adalah hal yang akan diingat oleh orang lain. “Sering kali orang tidak mengingat siapa yang paling hebat, tetapi mereka akan selalu mengingat siapa yang memiliki karakter yang baik,” ujarnya dengan tegas.
Peserta Jambore Nasional XII 2026
Untuk Jambore Nasional XII 2026, Lampung mengirimkan sebanyak 598 peserta yang berasal dari 15 Kwartir Cabang (Kwarcab) yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota, serta Satuan Komunitas (Sako) SIT Lampung. Angka ini menunjukkan bahwa pembinaan Gerakan Pramuka di Lampung terus berkembang dengan baik, dan Gubernur Mirza berharap perkembangan tersebut diikuti oleh peningkatan kualitas karakter para anggotanya.
Gubernur juga menekankan pentingnya menjaga nama baik Lampung selama mengikuti serangkaian kegiatan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Wiladatika, Cibubur. “Adik-adik tidak datang sebagai individu, tetapi mewakili nama Lampung. Oleh karena itu, jaga nama baik daerah ini dengan menunjukkan sikap santun, disiplin, dan tanggung jawab,” pesannya kepada para peserta.
Menampilkan Budaya Lampung
Gubernur Mirza juga meminta agar peserta dapat menunjukkan budaya Lampung melalui perilaku mereka, tidak hanya melalui pakaian adat. “Budaya Lampung bukan hanya dikenal melalui busana tradisional, tetapi juga dari sikap menghormati orang lain, menjaga persaudaraan, dan semangat untuk terus belajar,” katanya. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya harus diinternalisasi dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Peluang Belajar dan Bersosialisasi
Gubernur Mirza berharap bahwa Jambore Nasional XII ini akan menjadi momen yang berharga bagi peserta dalam menimba ilmu, mengasah kemandirian, memperluas wawasan, dan menjalin persahabatan dengan Pramuka dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. “Jangan hanya pulang dengan pengalaman berkemah, tetapi pulanglah dengan pengetahuan baru, sahabat baru, semangat baru, dan karakter yang semakin kuat,” harapnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan kepada para pembina dan pendamping untuk menjaga kesehatan dan keselamatan peserta selama kegiatan berlangsung. “Saya menitipkan adik-adik kita. Dampingi mereka dengan baik, pastikan mereka sehat dan aman,” ujarnya. Gubernur menekankan pentingnya menjadikan setiap kegiatan sebagai ruang belajar yang menyenangkan serta membentuk karakter peserta.
Pembangunan Karakter Generasi Muda
Dalam pandangannya, pembangunan masa depan Lampung tidak hanya terfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada kualitas karakter generasi muda. “Masa depan Lampung tidak hanya dibangun oleh gedung-gedung yang kita dirikan, tetapi harus dibangun dari karakter generasi mudanya,” jelasnya. Ia percaya bahwa jika generasi muda jujur, disiplin, dan mau terus belajar, Lampung akan menjadi daerah yang semakin maju di masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza juga mengingatkan peserta untuk memanfaatkan Jambore Nasional XII 2026 dengan sebaik-baiknya. “Belajar sebanyak-banyaknya, bangun persahabatan seluas-luasnya, dan pulanglah dengan semangat yang lebih besar untuk mengabdi kepada daerah dan bangsa,” tutupnya dengan harapan yang tinggi bagi seluruh peserta.
➡️ Baca Juga: Ivan Gunawan Melaksanakan Salat Id di Masjid yang Ia Dirikan Sendiri
➡️ Baca Juga: Longsor Kembali Tutup Akses Jalan Menuju Tempur Jepara: Update dan Dampak bagi Warga Setempat




