Cinta Laura Dorong Generasi Muda untuk Lebih Peduli Terhadap Lingkungan

Jakarta – Dalam upaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan lingkungan, Cinta Laura dan Luna Maya kembali mengajak generasi muda untuk berkontribusi melalui langkah-langkah sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan ini disampaikan pada acara Langkah Membumi Market 2026, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk menginspirasi dan memberikan pengalaman langsung tentang gaya hidup berkelanjutan yang relevan bagi anak muda. Memasuki tahun kelima, Langkah Membumi kali ini mengambil format baru, berlangsung dari 8 hingga 11 Oktober 2026 di Fountain Atrium, Level 3A, Grand Indonesia West Mall. Acara ini dirancang agar isu keberlanjutan dapat diakses dengan lebih mudah melalui kegiatan interaktif, diskusi, dan lokakarya kreatif.
Kesadaran Lingkungan yang Dapat Diterapkan dalam Kehidupan Sehari-hari
Bagi Cinta Laura, fokus pada lingkungan tidak harus dimulai dengan perubahan yang besar, melainkan dari keberanian untuk mengadopsi kebiasaan baru. Menurutnya, hal yang paling penting adalah kemauan untuk belajar dan memahami efek dari pilihan yang kita buat setiap hari. “Sustainability bukan soal menjadi sempurna. Yang terpenting adalah niat untuk memulai dan terus belajar. Langkah Membumi menunjukkan bahwa perubahan dapat menjadi menyenangkan, relevan, dan dapat dilakukan ketika kita memahami, mencoba, dan memiliki ruang untuk melakukannya bersama,” ungkap Cinta Laura Kiehl, yang menjabat sebagai Changemaker Partner Langkah Membumi.
Semangat Cinta Laura ini juga terlihat dari kehadiran Luna Maya dan berbagai tokoh publik lainnya dalam delapan sesi Inspiring Talks. Program ini menghadirkan perspektif berbeda tentang gaya hidup, kesehatan, cara konsumsi, serta pilihan sehari-hari yang berkaitan dengan keberlanjutan. Sesi berbagi ini tidak hanya diisi oleh Cinta Laura dan Luna Maya, tetapi juga menghadirkan nama-nama seperti Daniel Mananta, Andien, Marianne Rumantir, Devy Anastasia, dr. Nadhira Afifa, dan Lisa Widodo. Kehadiran para pembicara ini diharapkan dapat membantu masyarakat, terutama generasi muda, untuk menyadari bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa diwujudkan melalui pilihan yang sesuai dengan gaya hidup mereka masing-masing.
Inovasi Melalui Eco-Workshops
Pengunjung acara Langkah Membumi Market juga memiliki kesempatan untuk terlibat langsung dalam berbagai aktivitas ramah lingkungan melalui 15 Eco-Workshops. Program-program ini dirancang untuk mengajarkan cara mengolah barang-barang yang tidak terpakai menjadi sesuatu yang lebih berguna. Salah satu lokakarya yang menarik perhatian adalah Creative Reuse of Unused Items, hasil kolaborasi antara Cinta Laura Foundation, Pomelo Indonesia, dan Seikatuju. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 9 Oktober dan mengajak peserta untuk mengeksplorasi kreativitas mereka melalui pemanfaatan barang yang sudah tidak terpakai.
Selain itu, terdapat instalasi unik yang berjudul Bukan Tentang Sampah. Instalasi ini mengajak para pengunjung untuk memahami bahwa pengelolaan sampah tidak hanya sebatas membuangnya pada tempat yang tepat, tetapi juga harus dimulai dengan mengenali jenis-jenis sampah dan memilahnya dengan benar. Pengunjung juga dapat memanfaatkan fasilitas waste drop box untuk menukarkan sampah kain, botol plastik PET, serta perangkat elektronik dengan Blibli Tiket Rewards yang dapat digunakan untuk berbelanja. Inisiatif ini merupakan langkah konkret untuk mendorong masyarakat lebih bertanggung jawab terhadap barang yang mereka gunakan dan sampah yang dihasilkan.
Kolaborasi untuk Keberlanjutan
Instalasi lain yang menarik perhatian adalah Cactazo Tree by Mortier, sebuah instalasi berbentuk kaktus yang terbuat dari material daur ulang. Karya ini menunjukkan bagaimana bahan bekas bisa diolah menjadi sebuah instalasi kreatif, sekaligus memperkenalkan pendekatan pemanfaatan material dengan penggunaan sumber daya yang lebih hemat. Lisa Widodo, COO dan Co-Founder Blibli, menekankan bahwa menjaga lingkungan memerlukan keterlibatan banyak pihak dengan pendekatan yang saling melengkapi. “Masalah keberlanjutan memiliki jangkauan yang luas dan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja,” tegas Lisa.
Dia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku bisnis, institusi pendidikan, media, komunitas, serta masyarakat, termasuk generasi muda, sangat penting untuk memperluas dampak dari berbagai inisiatif lingkungan. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya untuk mendorong gaya hidup yang lebih berkelanjutan, atau better living. Kolaborasi dengan Bakti Lingkungan Djarum Foundation juga memperkaya pengalaman pengunjung dalam memahami hubungan antara aktivitas sehari-hari dan pelestarian alam.
Aktivitas Rekreasi dan Edukasi Lingkungan
Melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, pengunjung diajak untuk menyadari bahwa kegiatan rekreasi dan olahraga di alam terbuka dapat menjadi kesempatan untuk mempelajari ekosistem dan pentingnya menjaga habitat satwa. “Menjaga alam dapat dimulai dari aktivitas menyenangkan yang kita nikmati. Contohnya, saat mendaki atau berolahraga di hutan. Selain menikmati keindahan pemandangan, kita juga bisa belajar langsung tentang habitat dari macan tutul jawa dan elang jawa. Dari langkah sederhana ini, harapannya bisa memotivasi kita untuk bersama-sama melindungi benteng alam yang juga menjadi penopang kehidupan masyarakat di Pulau Jawa,” ujar Jemmy Chayadi, Program Director Bakti Lingkungan Djarum Foundation.
Dengan berbagai inisiatif ini, Cinta Laura dan rekan-rekannya berharap dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan menyadari bahwa setiap langkah kecil dalam kehidupan sehari-hari dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian planet kita. Melalui pendidikan, kolaborasi, dan kreativitas, mereka menunjukkan bahwa menjaga lingkungan tidak hanya sekadar tanggung jawab, tetapi juga bisa menjadi bagian dari gaya hidup yang menyenangkan.
Dengan cara ini, Langkah Membumi Market 2026 berfungsi sebagai platform untuk mendorong generasi muda agar lebih peduli terhadap lingkungan, memberikan mereka alat dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan yang positif. Harapan besar dari acara ini adalah agar setiap individu dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, sehingga bersama-sama kita dapat menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.
➡️ Baca Juga: Film Kucing ITB “Meong!” Raih Penghargaan Bergengsi di NextScene 2026
➡️ Baca Juga: iOS 27 Resmi Dirilis pada 14 September, Simak Jadwal Rilisnya di Sini




