Bupati Garut Siap Tingkatkan Anggaran Dua Kali Lipat untuk Perbaikan TPA Sampah Pasirbajing

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan anggaran guna memperbaiki Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Pasirbajing. Ini adalah langkah strategis untuk memperbaiki pengelolaan sampah dan mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan. Dengan rencana ini, diharapkan kondisi lingkungan di sekitar TPA dapat lebih terjaga dan masyarakat bisa merasakan manfaatnya.

Peningkatan Anggaran untuk Pembenahan TPA Pasirbajing

Dalam pernyataannya, Abdusy Syakur mengungkapkan bahwa pihaknya siap mengalokasikan dana hampir dua kali lipat dari sebelumnya untuk perbaikan di TPA Pasirbajing. Menurutnya, anggaran yang telah dialokasikan sebelumnya memang bersifat tentatif dan kini perlu ditingkatkan demi efisiensi pengelolaan sampah.

“Kita telah memutuskan untuk meningkatkan alokasi dana hampir dua kali lipat untuk pembenahan di sini. Ini adalah langkah yang sangat penting,” jelasnya kepada wartawan setelah melakukan peninjauan di area TPA yang terdampak kebakaran sampah, pada Selasa, 13 Oktober.

Peran TPA Pasirbajing bagi Kabupaten Garut

TPA Pasirbajing merupakan satu-satunya tempat pemrosesan akhir sampah yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Garut. Dengan luas area sekitar 17 hektare, TPA ini berfungsi untuk menampung sampah yang dihasilkan dari berbagai daerah di Garut setiap harinya.

Pemerintah daerah berencana untuk menata kembali lokasi-lokasi di TPA agar pengelolaan sampah menjadi lebih optimal. Salah satu langkah yang akan diambil adalah menerapkan metode pengelolaan sampah yang terencana, termasuk teknik penimbunan dan pengendalian sampah.

Strategi Pengelolaan Sampah yang Efektif

Abdusy Syakur menjelaskan bahwa pihaknya akan memanfaatkan TPA dengan pendekatan yang lebih ramah lingkungan atau ‘sanitary’. Dengan cara ini, pengelolaan sampah di TPA Pasirbajing diharapkan bisa dilakukan dengan lebih baik.

“Kita akan menggunakan metode yang lebih baik dan mencoba beberapa tempat untuk penerapan ini,” tambahnya.

Kebutuhan Anggaran untuk Perbaikan

Untuk melaksanakan rencana pembenahan TPA Pasirbajing, diperlukan anggaran yang memadai. Oleh karena itu, Pemkab Garut berkomitmen untuk menambah anggaran yang dialokasikan.

Sebelumnya, Pemkab Garut telah menganggarkan sebesar Rp5 miliar untuk tahun ini. Namun, untuk tahun depan, rencananya anggaran tersebut akan ditingkatkan menjadi Rp10 miliar atau lebih, tergantung pada kondisi fiskal daerah.

“Tahun lalu kita hanya menganggarkan Rp5 miliar, namun untuk tahun depan, kita berencana untuk menambahnya menjadi Rp10 miliar. Ini masih bisa bertambah tergantung pada kondisi keuangan daerah,” ungkapnya.

Komitmen Pemkab Garut terhadap Pengelolaan Sampah

Penambahan anggaran untuk memperbaiki TPA Pasirbajing mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pengelolaan sampah. Ini adalah langkah yang penting agar satu-satunya TPA di Garut bisa berfungsi dengan lebih baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Kesulitan dalam Mencari Lokasi TPA Baru

Abdusy Syakur juga menekankan bahwa mencari lokasi baru untuk TPA di Garut bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, memanfaatkan TPA yang sudah ada adalah solusi yang lebih bijaksana, terutama mengingat lokasi saat ini strategis karena tidak jauh dari Jalan Raya Bandung-Garut.

“Mencari lahan pengganti seluas ini dan dengan lokasi yang strategis sangatlah sulit,” ujarnya.

Dengan komitmen untuk meningkatkan anggaran perbaikan TPA Pasirbajing, diharapkan masyarakat Garut dapat merasakan perubahan positif dalam pengelolaan sampah. Pendekatan yang lebih baik dalam pengelolaan akan mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Pemerintah daerah berharap, dengan langkah ini, dampak negatif dari pengelolaan sampah dapat diminimalisasi, dan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat.

➡️ Baca Juga: Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi Jasad Pelajar di Lombok Utara Secara Profesional

➡️ Baca Juga: Atasi Masalah Air Toren Bau dan Keruh dengan Memahami Penyebabnya dan Solusinya

Exit mobile version