Penjelasan Singkat Obligasi Online Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Obligasi online – Sudah memiliki penghasilan tetap dan ingin lebih mapan dalam manata kehidupan dimasa mendatang? Mari kita berinvetasi, dari beragam informasi investasi saat ini setidaknya ada tujuh diantaranya adalah tabungan, reksa dana, deposito, saham, properti, emas dan obligasi. Diantara ketujuh investasi tersebut yang paling diincar oleh seorang goal adalah obligasi online.

Mengapa obligasi banyak diincar? Karena obligasi memiliki kelebihan diantaranya investasi – investasi tersebut. Obligasi ini diterbitkan pada tahun 2006 jumlah, investor pada saat pertama kali penerbitan obligasi mencapai 16.561 orang.

Apa itu Obligasi online

Melihat dari jumlah investor tersebut dan dari tahun ketahun terus mengalami peningkatan seperti pada tahun 2015 jumlah investor mancapai 214.151 orang, dengan pertambahan jumlah investor tersebut menandakan minat orang kepada obligasi.

Loading...

Apakah memang sebegitu menariknya obligasi ini, sehingga setiap tahunnya terus mengalami peningkatan? Dan mengapa orang rela mengeluarkan dana demi obligasi? Beberapa pertanyaan tersebut akan kami ulas pada pembahasan dibawah ini.

Apa itu Obligasi?

Sebelum anda benar-benar berinvetasi melalui obligasi, apakah anda sudah mengetahui apa itu obligasi? Obligasi adalah sebuah istilah dalam pasar modal yang disebut dengan surat pernyataan utang. Sederhananya obligasi adalah, penerbit obligasi merupakan yang berutang sedangkan pemegang obligasi adalah seseorang yang berpiutang.

Diterbitkannya obligasi ini adalah atas dasar upaya untuk menghimpun dana dari masyarakat yang nantinya akan digunakan sebagai sumber pendanaan. Bila kita lihat dari sudut pandang bisnis, obligasi dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan dana segar demi berjalannya usaha.

Baca Juga :   Custom E-Money Malang,Batu

Sementara pandangan dari Negara obligasi adalah sebagai sumber pendanaan yang digunakan untuk membiayai sebagian defisit anggaran belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Tidak jauh berbeda dengan saham, Obligasi juga dapat diperjual belikan. Jika anda ingin membeli saham tinggal mencari tahu di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun, berbeda jika transaksi jual belinya tidak melalui BEI, itu artinya obligasi didapatkan dari penerbit yang sudah dilakukan kesepakatan untuk memperjual belikan obligasi.

Kelebihan Investasi Menggunakan Obligasi

Obligasi sebagai salah satu instrumen investasi di Indonesia memberikan keuntungan dan kenyamanan bagi para pemegangnya, diantaranya ;

  • Keuntungan pertama adalah diperoleh dari kupon yang terbagai menjadi beberapa jenis seperti kupon tetap dan kupon mengambang. Meski demikian, ada juga obligasi yang tidak memberikan kupon. Imbal balik dari obligasi ini tergantung besar dan jangkah waktu obligasi, jadi semakin lama anda berinvetasi maka semakin besar pula keuntungannya.
  • Keuntungan yang kedua adalah diperoleh dari selisih harga obligasi setelah dilakukan diperjual belikan. Dalam hal contoh harga awal obligasi sebesar 100% dan ketika ingin menjualnya ternya harga naik menjadi 115%, jadi keuntungan yang sudah anda dapatkan sebesar 15%.
  • Keuntungan selanjutnya adalah aman dalam melakukan transaksi karena dijamin oleh UU No. 24 Tahun 2002/UU No. 19 Tahun 2008.
  • Keuntungan berikutnya adalah bunga obligasi lebih tinggi daripada bunga deposito.
  • Lebih mudah diperjual belikan karena diatus oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).
Baca Juga :   Baru Beli Paket Internet, Tapi Cepat Habis? Yuk Terapkan 6 Tips Ini

Kekurangan Investasi Menggunakan Obligasi

Kita tentu setuju saat ini tidak ada satu pun produk investasi yang memiliki kelebihan tanpa memiliki kekurangan. Selain beberapa kelebihan diatas, obligasi juga memiliki kekurangan yang harus anda perhatikan, diantaranya :

  • Kekurangan pertama adalah penerbit obligasi memiliki resiko gagal bayar dan konsekuensinya investor tidak akan mendapatkan untung, selain itu investor juga tidak akan mendapatkan uang kembali seluruh pokok hutang. Namun, untungnya kekurangan obligasi ini tidak berlaku pada obligasi negara yang dilindungi oleh undang-undang.
  • Kekurangan kedua adalah dapat sewaktu-waktu ada perubahan suku bunga dimana jika kondisi politik tidak stabil, maka dampaknya pada pasar keuangan.
  • Kekurangan selanjutnya adalah, jika anda menjual obligasi sebelum jatuh tempo di pasar Sekunder ini akan menimbulkan kerugian bagi investor. Mengapa demikian? Karena harga jual lebih rendah daripada harga belinya.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai obligasi yang bisa kami jelaskan beserta kelebihan dan kekurangannya. Bagaimana tertarik untuk berinvetasi melalui Obligasi? Gunakan saja Obligasi Online lebih mudah dan simple.

Loading...

Recommended For You

About the Author: batunightspectacular