slot depo 10k slot depo 10k
Nasional

Jateng Luncurkan Gerakan Pangan Murah: Ribuan Kg Beras dan Liter Minyak Goreng Siap untuk Didistribusikan

Di tengah kemeriahan yang menyertai hari raya Idul Fitri, bukan berarti kebutuhan pangan masyarakat bisa diabaikan. Untuk memastikan kebutuhan pangan terpenuhi, Polda Jawa Tengah bekerjasama dengan Perum Bulog meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM). Pada hari Jumat, digelar serentak di berbagai wilayah di provinsi ini, gerakan ini menyediakan beras dan minyak goreng dalam jumlah yang cukup besar. Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol. Latief Usman, memastikan bahwa ini merupakan bentuk komitmen Polda Jawa Tengah dan Bulog untuk membantu masyarakat.

Gerakan Pangan Murah: Inisiatif Polda dan Bulog

Gerakan Pangan Murah merupakan sebuah program yang dirancang untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya, khususnya menjelang hari raya Idul Fitri. Pada pelaksanaannya kali ini, GPM menyediakan 78,6 ribu kilogram beras dan 11,2 ribu liter minyak goreng. Namun, tidak hanya itu, program ini juga menyediakan 835 kg telur dan 1.448 kg gula, yang bisa dibeli masyarakat untuk kebutuhan Lebaran mereka.

Manfaat Gerakan Pangan Murah

Gerakan ini tidak hanya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas. Menurut Brigjen Pol. Latief Usman, target penerima manfaat pada hari ini mencapai 7.800 orang. Ini merupakan bentuk komitmen Polda Jawa Tengah dan Bulog untuk membantu masyarakat yang akan merayakan Lebaran.

Komitmen Polda dan Bulog

Pada tahun 2025, Polda Jawa Tengah bersama Bulog sukses menyalurkan sekitar 52 ribu ton beras melalui program GPM. Ini jauh melampaui target awal mereka, yaitu 11 ribu ton. Dari penyaluran sebanyak itu, tercatat sebanyak 7,4 juta orang menjadi penerima manfaat. Untuk tahun 2026, Polda Jawa Tengah berkomitmen untuk terus melanjutkan pelaksanaan program ini.

Persediaan Cadangan Pangan Jawa Tengah

Kepala Perum Bulog Wilayah Jawa Tengah, Sri Muniati, mengatakan bahwa persediaan cadangan pangan provinsi ini mencapai 372 ribu ton setara beras. Ia juga memastikan bahwa cadangan pangan di Jawa Tengah cukup untuk menghadapi Hari Raya Idul Fitri. “Tidak perlu panik. Masyarakat umum juga bisa mengakses beras SPHP,” kata Sri Muniati.

Harga Pangan di GPM

Dalam pelaksanaan GPM, beras SPHP dijual dengan harga 56 ribu per 5 kg, gula pasir Rp17.500 per kg, dan Minyakita dijual Rp31 ribu per 2 liter. Harga-harga ini tentunya sangat terjangkau untuk masyarakat, sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhan pangan mereka tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

  • Gerakan Pangan Murah menyediakan 78,6 ribu kilogram beras dan 11,2 ribu liter minyak goreng.
  • Program ini juga menyediakan 835 kg telur dan 1.448 kg gula.
  • Target penerima manfaat GPM pada hari ini mencapai 7.800 orang.
  • Pada tahun 2025, Polda Jawa Tengah dan Bulog telah menyalurkan 52 ribu ton beras melalui GPM.
  • Persediaan cadangan pangan provinsi Jawa Tengah mencapai 372 ribu ton setara beras.

➡️ Baca Juga: Fakta Kehilangan Vidi Aldiano, Enzy Storia Ungkap Kesulitannya Menerima Kenyataan

➡️ Baca Juga: Kapan Cuti Bersama dan Libur Lebaran 2026 Mulai? Berikut Rincian Tanggalnya

Related Articles

Back to top button