Dishub Kota Bandung Tingkatkan Infrastruktur dan Atur Parkir Liar di Panjunan serta Wilayah Lainnya

Bandung – Dalam rangka memperbaiki dan menata infrastruktur di berbagai kawasan, Pemerintah Kota Bandung terus berupaya melakukan pembenahan yang signifikan, termasuk di area Panjunan dan lokasi-lokasi strategis lainnya. Dengan tujuan meningkatkan kenyamanan dan estetika ruang publik, langkah ini menjadi salah satu prioritas untuk mempercantik wajah kota.
Tindakan Penertiban Parkir Liar oleh Dishub Kota Bandung
Sejalan dengan perencanaan perbaikan infrastruktur, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, bersama dengan aparat kepolisian dan TNI, melakukan penertiban terhadap praktik parkir liar yang seringkali mengganggu ketertiban di trotoar dan badan jalan. Ini merupakan langkah awal yang penting sebelum pelaksanaan perbaikan fisik, agar fasilitas yang direncanakan tidak mengalami kerusakan akibat pelanggaran yang terjadi.
Langkah Awal yang Penting
Kepala Seksi Ketertiban Transportasi Dishub Kota Bandung, Ulloh Abdulloh, mengungkapkan bahwa penertiban ini sangat krusial untuk menjaga agar fasilitas yang baru dibangun tidak rusak karena pelanggaran parkir. “Kawasan Panjunan akan segera mengalami perbaikan pada trotoar dan jalan. Oleh karena itu, kami harus terlebih dahulu menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan di trotoar,” jelasnya pada hari Sabtu, 18 April.
Area Penertiban yang Dikenakan Sanksi
Penertiban ini tidak hanya berlaku di Panjunan, tetapi juga menyasar berbagai lokasi lain yang kerap menjadi titik pelanggaran parkir liar. Beberapa area yang menjadi fokus di antaranya adalah:
- Kawasan Gardujati
- Sepanjang Jalan Riau dari Merdeka hingga Ahmad Yani
- Kawasan Kosambi
- Simpang Lima Jalan Sunda–Asia Afrika
Tindakan ini dilakukan dalam operasi gabungan yang melibatkan aparat kepolisian dan didukung oleh TNI untuk memastikan penegakan aturan berjalan dengan baik.
Penertiban yang Berkelanjutan
Ulloh menekankan bahwa penertiban ini tidak hanya dilakukan pada hari kerja, tetapi juga akan dilakukan pada akhir pekan. “Kami menerjunkan personel gabungan untuk memastikan ketertiban tetap terjaga di lapangan,” tuturnya. Dalam pelaksanaannya, petugas menemukan banyak pelanggaran, terutama dari kendaraan roda dua dan roda empat yang parkir sembarangan di trotoar.
Penanganan Pelanggaran Parkir
Dalam rangka menegakkan disiplin, Dishub mencatat bahwa banyak kendaraan roda dua harus diangkut karena ditinggalkan oleh pemiliknya. Sementara itu, untuk kendaraan roda empat yang masih ada pemiliknya, pihak kepolisian langsung memberikan sanksi berupa tilang. “Parkir di atas trotoar bukan hanya pelanggaran, tetapi juga merusak fasilitas umum. Banyak trotoar yang menjadi rusak dan hancur akibatnya,” ungkap Ulloh.
Pentingnya Penataan Kota yang Tertib
Penertiban ini menjadi bagian penting dari upaya menciptakan kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi pejalan kaki. Pemerintah Kota Bandung menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus diimbangi dengan kedisiplinan masyarakat dalam menggunakan fasilitas umum. “Kami ingin masyarakat memiliki kesadaran untuk tidak memarkir kendaraan sembarangan dan berani mengingatkan pelanggaran di lingkungan mereka,” lanjut Ulloh.
Peran Masyarakat dalam Menjaga Ketertiban
Dishub Kota Bandung mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga ketertiban, termasuk tidak memarkir kendaraan sembarangan. Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan tertib. Dengan demikian, upaya penataan infrastruktur dan penertiban parkir liar dapat berjalan dengan optimal, memberikan kenyamanan bagi seluruh warga kota.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Bandung akan menjadi kota yang lebih indah dan nyaman, tidak hanya bagi penghuninya tetapi juga bagi para pengunjung. Kedisiplinan dan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci untuk mencapai tujuan ini. Mari kita bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas umum agar dapat dinikmati oleh semua.
➡️ Baca Juga: Frans Putros Tinggalkan Persib Bandung untuk Menggapai Impian Bersama Timnas Irak
➡️ Baca Juga: Gubernur Mirza Tegaskan Dukungan Pemprov Terhadap Penyaluran Program Perlindungan Sosial




