slot depo 10k
Daerah

Longsor Kembali Tutup Akses Jalan Menuju Tempur Jepara: Update dan Dampak bagi Warga Setempat

Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, sekali lagi merasakan dampak serius dari longsor tanah. Longsor yang terjadi baru-baru ini telah menutup akses jalan utama yang menghubungkan desa ini dengan dunia luar. Tebing setinggi sekitar 100 meter runtuh, menghasilkan material longsor yang memblokir jalan.

Detail Longsor Jalan Menuju Tempur Jepara

Menurut Lulut Andi Ariyanto, Camat Keling, longsor tanah terjadi di Desa Damarwulan, yang berada dalam wilayah administrasi yang sama dengan Desa Tempur. Akibatnya, jalur utama yang menghubungkan kedua desa menjadi tidak dapat dilalui.

Peristiwa ini terjadi pada malam hari, sekitar pukul 21.30 WIB pada tanggal 10 Maret, menurut penuturan Kepala Desa Tempur, Maryono. Sekarang, warga setempat harus mencari jalur alternatif untuk beraktivitas, dengan rute yang lebih panjang melalui Desa Medani, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati.

Dampak dan Langkah Penanganan

Longsor tanah ini tidak hanya menutup akses jalan, tetapi juga merusak struktur jalan itu sendiri. Material longsor, yang berupa tanah dan batu besar, membuat jalan dengan lebar sekitar 4 meter ini menjadi tidak dapat dilalui. Menurut Maryono, proses pembersihan jalan tidak dapat dilakukan secara manual karena ukuran batu yang cukup besar dan jumlahnya yang cukup banyak.

Harapan Warga dan Pemangku Kepentingan

Warga setempat berharap penanganan cepat, mengingat jalur ini adalah akses utama mereka. Selain itu, kerusakan pada jaringan listrik PLN juga menjadi perhatian, karena ada satu tiang listrik yang terdampak longsor.

Arwin Noor Isdiyanto, Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Jepara, mengungkapkan bahwa alat berat sudah diturunkan untuk membersihkan material longsor. Alat-alat ini sebelumnya berada di Kaliombo, tetapi sekarang sudah digeser ke lokasi longsor di Desa Damarwulan.

Menghadapi Batu Besar

Untuk mengatasi batu-batu besar yang menutup akses jalan, diperlukan excavator breaker besar untuk kelas 1 ton. Proses ini harus dilakukan dengan hati-hati, mengingat masih ada batu besar yang menggantung di tebing. Isdiyanto berharap bahwa situasi ini dapat segera ditangani, sehingga akses jalan dapat digunakan kembali oleh warga.

Sejarah Longsor di Desa Tempur

Longsor bukanlah bencana alam yang baru bagi Desa Tempur. Pada awal Januari 2026, desa ini sempat terisolasi setelah jalan akses menuju desa tertutup oleh material longsor. Jalan juga tergerus oleh arus sungai. Kini, bencana serupa kembali terjadi, memaksa warga untuk menggunakan akses jalan melalui Desa Medani, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati.

  • Jalur utama yang menghubungkan Desa Tempur dan dunia luar ditutup oleh material longsor.
  • Longsor tanah ini merusak struktur jalan dan menutup akses jalan.
  • Warga setempat berharap penanganan cepat, mengingat jalur ini adalah akses utama mereka.
  • Alat berat sudah diturunkan untuk membersihkan material longsor.
  • Longsor bukanlah bencana alam yang baru bagi Desa Tempur.

➡️ Baca Juga: X Menghentikan 800 Juta Akun di 2024 Karena Spam dan Manipulasi: Strategi Optimasi SEO untuk Peningkatan Peringkat Google

➡️ Baca Juga: Satgas PRR Laporan Penurunan Pengungsi Pascabencana di Sumatera, Relokasi Huntara Hampir Selesai

Back to top button